Jembatan Merah Putih Presisi di Cabangbungin Bekasi Diresmikan, Polda Metro Jaya Gelar Baksos
Jembatan Merah Putih Presisi di wilayah hukum Polda Metro Jaya resmi diresmikan pada Kamis (13/8/2026). Peresmian tersebut menjadi bagian dari rangkaian peresmian sejumlah Jembatan TNI-Polri dan sumber air bersih yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto secara virtual.
Untuk wilayah Polda Metro Jaya, peresmian dipusatkan di Jembatan Merah Putih Presisi yang berada di Kampung Pulongandang Tengah RT 10/RW 03, Desa Sindangsari, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi.
Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri bersama jajaran pejabat utama Polda Metro Jaya mengikuti prosesi peresmian dari lokasi. Setelah diresmikan, jembatan tersebut langsung dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai akses penghubung antarkawasan.
Lima Jembatan Dibangun di Wilayah Polda Metro
Di wilayah hukum Polda Metro Jaya terdapat lima Jembatan Merah Putih Presisi yang tersebar di Kabupaten Bekasi dan Kota Tangerang Selatan.
Empat jembatan berada di Kabupaten Bekasi, yakni di Kampung Kalenderwak, Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur; Kampung Kobak Ceper, Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran; Kampung Pulongandang Tengah, Desa Sindangsari, Kecamatan Cabangbungin; serta Desa Bantar Jaya, Kecamatan Pebayuran.
Sementara satu jembatan lainnya berada di Kelurahan Ciputat, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan.
Keberadaan jembatan-jembatan tersebut diharapkan memperkuat konektivitas dan mempermudah mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Akses baru itu juga diharapkan membantu masyarakat menuju permukiman, sekolah, fasilitas pelayanan publik, lahan pertanian, hingga pusat kegiatan ekonomi. Selain itu, jembatan dapat memperlancar distribusi hasil pertanian dan berbagai produk usaha masyarakat.
Khusus di Desa Sindangsari, Jembatan Merah Putih Presisi menjadi akses yang diharapkan memberikan jalur lebih aman dan layak bagi warga sekitar.
Kapolda Tinjau Jembatan dan Layani Warga
Usai mengikuti peresmian, Kapolda Metro Jaya bersama jajaran meninjau kondisi jembatan secara langsung. Asep Edi Suheri juga berdialog dengan masyarakat untuk mendengarkan kebutuhan dan kondisi warga setempat.
Polda Metro Jaya turut menggelar bakti sosial dengan menyerahkan sejumlah paket bantuan kepada masyarakat. Selain itu, digelar bakti kesehatan berupa layanan pemeriksaan kesehatan bagi warga sekitar.
Kapolda bersama pejabat utama Polda Metro Jaya turut meninjau pelayanan kesehatan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus menghadirkan pelayanan kepolisian di tengah warga.
Kapolri: Polri Harus Hadir di Tengah Masyarakat
Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur sebagai bagian dari komitmen Polri untuk hadir dan membantu menjawab kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, jajaran kepolisian harus memahami persoalan yang dihadapi warga serta berupaya memberikan solusi secara nyata.
“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kita harus terus bersama-sama berada di tengah-tengah rakyat serta memahami dan mengerti apa yang menjadi masalah di masyarakat,” kata Listyo Sigit.
Kapolri juga mengingatkan seluruh anggota Polri untuk terus menjaga hubungan yang dekat dengan masyarakat. Menurutnya, keberadaan polisi harus memberikan manfaat dan rasa aman bagi warga.
“Polri lahir dari rakyat dan harus selalu menjadi polisi rakyat. Semoga amanah dan pesan dari Bapak Presiden betul-betul dapat kita laksanakan, sehingga kita bisa memberikan pengabdian terbaik demi terwujudnya Polri untuk masyarakat,” ujarnya.
Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara Polri, pemerintah dan masyarakat dalam menghadirkan infrastruktur yang menunjang konektivitas.
Masyarakat di sekitar jembatan juga diharapkan ikut menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar dapat digunakan secara aman, nyaman, dan berkelanjutan untuk kepentingan bersama. (AD)
Foto: Humas Polres Metro Bekasi







