Kabar Baik! Tunjangan Guru Non-ASN Ditargetkan Cair Pekan Depan

Kabar baik bagi para guru non-aparatur sipil negara (non-ASN). Pemerintah menargetkan pencairan tunjangan guru yang sempat mengalami keterlambatan mulai dilakukan pekan depan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan, penyaluran tunjangan tersebut dapat segera direalisasikan berkat koordinasi antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Keuangan, serta DPR.

“Alhamdulillah, dengan kerja sama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Keuangan, dan juga teman-teman di DPR, insya Allah mulai pekan depan tunjangan guru non-ASN mulai dapat ditransfer,” kata Abdul Mu’ti, dikutip dari Antara, Minggu (18/10/2026).

Abdul Mu’ti berharap pencairan tunjangan ini dapat membantu para guru dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, terutama dalam mendidik peserta didik serta meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru yang tetap menjalankan kewajibannya di tengah keterlambatan pembayaran tunjangan. Menurutnya, semangat dan dedikasi para pendidik sangat penting dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Terima kasih dan tetap semangat, Bapak dan Ibu Guru. Mudah-mudahan dengan ditransfernya tunjangan itu kita bisa terus berdedikasi mencerdaskan bangsa,” ujarnya.

Meski pencairan ditargetkan mulai pekan depan, pemerintah belum merinci jumlah guru penerima, total anggaran yang disalurkan, maupun jadwal pencairan untuk masing-masing daerah.

Administrasi Rampung, Tunggu SP2D

Sebelumnya, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, menjelaskan bahwa proses administrasi pencairan tunjangan telah diselesaikan di tingkat kementerian.

Dokumen Surat Permintaan Pembayaran (SPP) dan Surat Perintah Membayar (SPM) disebut telah rampung diproses. Tahapan selanjutnya adalah menunggu penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

Nunuk memastikan penyaluran tunjangan akan dilakukan secara bertahap. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan KPPN untuk mempercepat proses penerbitan SP2D agar dana dapat segera disalurkan kepada para guru yang berhak menerima.

“Bapak, Ibu, pencairan akan dilakukan secara bertahap. Semua SPM dan SPP sudah selesai dan kita tinggal menunggu antrean SP2D di KPPN dan kita juga sudah ada kerja sama dengan KPPN untuk akselerasi SP2D,” ujarnya.

Dengan rampungnya dokumen administrasi dan adanya koordinasi percepatan dengan KPPN, pencairan tunjangan guru non-ASN kini memasuki tahap akhir sebelum dana ditransfer secara bertahap kepada penerima. (AD)

Foto: Dok. Kemendikdasmen.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup