Viral Video Pesta Sabu, 120 Napi Depok Dikirim ke Nusakambangan

Sebanyak 120 warga binaan pemasyarakatan (WBP) dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok, Jawa Barat, dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Jawa Tengah. Pemindahan ini dilakukan menyusul kasus dugaan pesta narkotika jenis sabu di dalam rutan yang videonya viral di media sosial.

Kepala Bidang Pembinaan dan Pelayanan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Barat, Ishadi Maja Prayitno, membenarkan pemindahan tersebut berkaitan dengan kasus dugaan pesta sabu.

“120 dari Rutan Depok. Iya, betul (berkaitan dengan pesta sabu),” kata Ishadi dalam keterangan yang diterima pada Senin (12/10/2026).

Ishadi menjelaskan, mayoritas warga binaan yang dipindahkan merupakan narapidana kasus narkotika. Sementara itu, sekitar 20 orang lainnya disebut merupakan narapidana kasus pidana umum.

Menurutnya, pemindahan tersebut telah mendapat persetujuan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).

“Betul, mayoritas warga binaan narkotika. Mungkin ada sekitar 20-an yang pidana umum. Intinya, semua napi narkotika, sesuai arahan Direktorat Jenderal untuk dipindahkan ke Nusakambangan,” ujarnya.

Oknum Pegawai Dilaporkan ke Polisi

Selain memindahkan warga binaan, Kanwil Ditjenpas Jawa Barat juga menindaklanjuti dugaan keterlibatan oknum pegawai dalam peristiwa tersebut.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Ditjenpas Jawa Barat, Yudi Suseno, mengatakan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait masih berlangsung. Langkah hukum juga telah ditempuh terhadap pegawai yang diduga terlibat.

“Penanganannya dari hasil pemeriksaan yang masih berjalan. Untuk pegawainya yang terkait, dari kemarin Karutan sudah buat LP (Laporan Polisi) dan sedang ditindaklanjuti,” kata Yudi.

Meski demikian, proses pemeriksaan masih berjalan untuk mendalami dugaan keterlibatan masing-masing pihak dalam kasus tersebut.

Video Dugaan Pesta Sabu Viral

Kasus ini mencuat setelah sebuah video yang memperlihatkan sekelompok pria diduga warga binaan berjoget di dalam ruangan tertutup beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, sejumlah pria terlihat berkumpul sambil berjoget diiringi musik dengan volume keras. Salah seorang pria juga tampak memegang botol yang diduga merupakan alat untuk mengisap sabu atau bong.

Video itu kemudian memicu perhatian publik terhadap pengawasan dan keamanan di dalam Rutan Depok.

Hingga kini, penanganan kasus dugaan pesta narkotika tersebut masih berlanjut, termasuk pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat serta proses hukum terhadap oknum pegawai terkait. (AD)

Foto: Istimewa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup