Mulai 2027, Murid TK Bakal Dapat PIP Rp450 Ribu per Tahun
Presiden Prabowo Subianto meminta jajarannya menyiapkan rencana sekaligus kebutuhan anggaran untuk memperluas layanan pendidikan gratis hingga jenjang taman kanak-kanak (TK).
Arahan tersebut disampaikan dalam rapat terbatas mengenai pendidikan negeri gratis yang dipimpin Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan pemerintah mulai memperkuat dukungan pembiayaan pendidikan melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Program Indonesia Pintar (PIP).
Menurut Mu’ti, dana BOS diperuntukkan bagi seluruh murid, sedangkan PIP diberikan kepada peserta didik yang berasal dari keluarga kurang mampu.
“Terkait dengan penguatan pendidikan gratis itu, kami sampaikan bahwa penggunaan dana BOS dan PIP. Jadi, anak-anak dan murid yang belajar di SD dan TK, mulai tahun ini itu mendapatkan dana BOS untuk semua murid, dan dana PIP untuk murid dari keluarga tidak mampu,” kata Mu’ti saat memberikan keterangan kepada wartawan di Istana Merdeka.
Mu’ti mengatakan Prabowo juga menekankan pentingnya memperluas layanan pendidikan gratis hingga tingkat TK. Salah satu kebijakan yang disiapkan yakni pemberian PIP kepada murid TK.
“Kebijakan baru dari Pak Presiden Prabowo adalah TK yang selama ini tidak mendapatkan PIP mulai tahun 2027 nanti akan mendapatkan dana PIP yang memang jumlahnya Rp450.000 per tahun. Itu yang menjadi komitmen beliau,” ujarnya.
Dorong Wajib Belajar 13 Tahun
Mu’ti menyebut kebijakan tersebut sejalan dengan program Wajib Belajar 13 Tahun. Program ini mencakup satu tahun pendidikan prasekolah, enam tahun pendidikan dasar, dan enam tahun pendidikan menengah.
Dengan skema tersebut, pemerintah mendorong anak usia 5-6 tahun memperoleh akses pendidikan prasekolah sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.
“Karena ada wajib belajar, maka nanti ada komitmen untuk dukungan dari pemerintah,” kata Mu’ti.
Dia mengatakan pemerintah masih akan memetakan jumlah penerima bantuan serta kebutuhan anggaran untuk menjalankan kebijakan tersebut.
Mu’ti sebelumnya juga menyampaikan bahwa program PIP untuk murid TK telah menjadi bagian dari kebijakan perluasan akses pendidikan. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyebut lebih dari 880 ribu murid TK mendapat PIP senilai Rp450 ribu per tahun pada 2026.
Ratas Bahas Pendidikan Gratis
Rapat terbatas yang berlangsung sekitar dua jam itu tidak hanya membahas pendidikan di tingkat TK dan sekolah dasar, tetapi juga rencana pendidikan negeri gratis hingga perguruan tinggi.
Sebelumnya, Prabowo telah menegaskan komitmennya agar biaya pendidikan di sekolah negeri dari SD hingga perguruan tinggi negeri dapat digratiskan.
Rapat tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Hadir pula Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Pemerintah selanjutnya akan menyusun kebutuhan anggaran dan skema pelaksanaan agar kebijakan perluasan akses pendidikan tersebut dapat diterapkan. (AD)
Foto: Istimewa








