Datangi DPR, Delegasi Jabar Dorong Penguatan Pariwisata Daerah
Perwakilan Duta Pesona Indonesia asal Jawa Barat, Raihan Al Faqih, menghadiri agenda penyampaian aspirasi di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Senin (20/4/2026). Ia hadir sebagai delegasi yang juga mewakili Universitas Pelita Bangsa.
Dalam forum tersebut, Raihan menyuarakan berbagai persoalan sekaligus potensi sektor pariwisata daerah, khususnya di Jawa Barat. Ia menilai kekayaan alam, budaya, dan kuliner di daerah memiliki peluang besar, namun belum sepenuhnya dikelola secara optimal.

“Pariwisata di daerah kami memiliki potensi besar, baik dari sisi alam, budaya, maupun kuliner. Namun, perlu adanya perhatian lebih serius dari pemerintah pusat agar pengembangannya bisa berkelanjutan dan berdampak langsung pada masyarakat lokal,” ujar Raihan dalam keterangannya, Rabu (22/4/2026).
Menurutnya, sektor pariwisata daerah masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan infrastruktur pendukung, minimnya promosi berbasis digital, hingga kurangnya kolaborasi antara pelaku usaha lokal dengan pemerintah.
Raihan juga mendorong adanya penguatan kebijakan yang berpihak pada pelaku UMKM pariwisata. Dukungan berupa akses permodalan, pelatihan, serta integrasi dalam ekosistem ekonomi kreatif nasional dinilai penting untuk meningkatkan daya saing.
“Penguatan UMKM pariwisata harus menjadi prioritas, karena sektor ini bersentuhan langsung dengan masyarakat. Dukungan konkret akan berdampak pada peningkatan ekonomi lokal,” katanya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya digitalisasi sebagai strategi utama dalam meningkatkan daya saing destinasi lokal di tengah perkembangan teknologi dan perubahan perilaku wisatawan.
Sementara itu, pihak DPR RI melalui humas menyampaikan bahwa sektor pariwisata tidak hanya berfokus pada destinasi, tetapi juga mencakup pembangunan citra dan potensi daerah secara menyeluruh.
“Pariwisata bukan hanya soal destinasi, tetapi juga bagaimana membangun citra dan potensi daerah. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan generasi muda menjadi kunci dalam mendorong promosi yang lebih luas dan berdampak,” demikian keterangan yang disampaikan.
Partisipasi generasi muda dalam forum nasional seperti ini diharapkan mampu menjadi jembatan antara aspirasi masyarakat daerah dengan pengambil kebijakan di tingkat pusat. Raihan berharap, hasil dari penyampaian aspirasi tersebut dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan konkret.
“Kami berharap apa yang disampaikan hari ini bisa menjadi bahan pertimbangan dan diwujudkan dalam kebijakan nyata untuk kemajuan pariwisata daerah,” ucapnya.
Kegiatan ini menjadi momentum bagi pemuda daerah untuk turut berperan aktif dalam pembangunan nasional, khususnya di sektor pariwisata yang menjadi salah satu pilar pertumbuhan ekonomi Indonesia. (AD)
Foto : Istimewa







