Babak Baru! Dituduh Danai Isu Ijazah Jokowi, Jusuf Kalla Laporkan Rismon ke Bareskrim

Suasana di Gedung Bareskrim Polri mendadak “panas dingin” setelah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla alias JK turun langsung membuat laporan. Ia melaporkan seorang ahli digital forensik, Rismon Hasiholan Sianipar, karena merasa dirugikan atas tudingan yang beredar.

JK keberatan disebut-sebut mendanai pihak tertentu untuk mengusut keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

“Saya melaporkan saudara Rismon karena menyebut saya mendanai Roy Suryo dan kawan-kawan soal ijazah Pak Jokowi,” kata JK di Bareskrim Polri, Rabu (8/4/2026).

Dengan nada heran, JK menilai tudingan tersebut bukan hanya keliru, tapi juga tidak masuk akal. Ia bahkan menyebut tuduhan itu seperti “cerita yang kelewat jauh”.

“Pak Jokowi itu Presiden, saya pernah jadi wakilnya. Kami bekerja bersama lima tahun. Masa saya bayar orang Rp5 miliar untuk menyelidiki beliau? Itu tidak pantas,” ujarnya.

Menurut JK, tudingan tersebut bukan sekadar isu biasa, melainkan sudah masuk kategori penghinaan yang mencoreng nama baiknya.
Laporan JK sendiri telah diterima Bareskrim Polri dengan nomor LP/B/135/IV/SPKT Bareskrim Polri tertanggal 8 April 2026.

Dalam laporannya, JK menyertakan sejumlah pasal, mulai dari dugaan penyebaran berita bohong hingga pencemaran nama baik, termasuk dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Tak hanya individu, laporan tersebut juga menyeret sejumlah akun media sosial. Di antaranya akun YouTube bernama @stusiomusikrockciamis serta akun Facebook “1922 Pusat Madiun” yang diduga ikut menyebarkan informasi tersebut.

Kasus ini menambah panjang daftar polemik soal isu ijazah yang belakangan kembali mencuat. Kini, bola panas tak lagi hanya di ruang publik, tapi sudah resmi bergulir ke ranah hukum.

Apakah ini akhir dari drama atau justru babak baru? Publik tinggal menunggu langkah selanjutnya dari aparat penegak hukum. (AD)

Foto: Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup