Trump Tuduh Iran Langgar Gencatan Senjata Usai Insiden Tembakan di Selat Hormuz

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuding Iran telah melanggar kesepakatan gencatan senjata setelah terjadi insiden penembakan di Selat Hormuz pada Sabtu (18/4/2026).

Dalam pernyataannya di platform Truth Social, Trump menyebut Iran melepaskan tembakan yang diduga menyasar kapal-kapal asing yang melintas di kawasan tersebut.

“Iran memutuskan untuk menembakkan peluru kemarin di Selat Hormuz. Ini merupakan pelanggaran total terhadap perjanjian gencatan senjata kami,” ujar Trump dikutip, Senin (20/4/2026).

Ia menambahkan, sejumlah tembakan dilaporkan mengarah ke kapal berbendera Prancis serta kapal kargo asal Inggris.

“Banyak di antaranya ditujukan ke kapal Prancis dan kapal kargo dari Inggris. Itu tidak baik,” katanya.

Laporan Reuters sebelumnya menyebutkan, setidaknya dua kapal komersial menjadi sasaran serangan saat mencoba melintasi Selat Hormuz. Informasi tersebut mengacu pada sumber keamanan maritim dan pelayaran.

Insiden ini terjadi setelah Iran mengumumkan kembali penerapan kendali militer atas jalur strategis tersebut, yang selama ini menjadi salah satu rute utama distribusi energi global.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran sendiri telah meningkat sejak akhir Februari 2026, ketika AS bersama Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran yang menyebabkan kerusakan serta korban sipil.

Upaya meredakan konflik sempat dilakukan melalui kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan yang diumumkan pada 7 April. Pembicaraan lanjutan juga digelar di Islamabad, Pakistan, pada 11 April, namun belum menghasilkan kesepakatan final.

Meski belum ada pengumuman resmi terkait dimulainya kembali konflik terbuka, Amerika Serikat dilaporkan telah memperketat tekanan dengan memblokade sejumlah pelabuhan Iran.

Sejumlah pihak internasional kini mendorong dilakukannya putaran negosiasi lanjutan guna mencegah eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah. (AD)

Foto : Dok. Anadolu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup