Dana MBG Macet di SPPG, BGN Singgung Data Penerima hingga Disiplin Anggaran

Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap sejumlah penyebab dana operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak masuk ke rekening virtual atau virtual account. Persoalan tersebut antara lain berkaitan dengan pelaporan penggunaan anggaran, ketidaksesuaian data penerima manfaat, hingga pengelolaan dana yang tidak disiplin.

Juru Bicara BGN, Tysa Novenny, menjelaskan bahwa pencairan dana operasional tidak hanya bergantung pada mekanisme administrasi, tetapi juga kepatuhan SPPG dalam menjalankan ketentuan yang berlaku.

Penjelasan itu disampaikan menyusul adanya laporan sejumlah SPPG yang belum dapat melayani penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena dana operasional belum tersedia di virtual account mereka.

” Kondisi tersebut berkaitan dengan pelaporan penggunaan dana, kesesuaian data penerima manfaat, serta disiplin SPPG dalam menggunakan anggaran,” kata Tysa dalam keterangannya, Selasa (27/10/2026).

Pelaporan Dana Harian Jadi Sorotan

Tysa menyebut salah satu penyebab dana operasional tidak cair adalah SPPG yang tidak menyampaikan laporan penggunaan dana harian melalui Sistem Informasi Pemenuhan Gizi Nasional (SIPGN).

Menurutnya, pelaporan tersebut menjadi instrumen penting untuk memantau penggunaan anggaran sekaligus memastikan dana yang dikelola dapat dipertanggungjawabkan.

Karena itu, setiap SPPG perlu menjalankan mekanisme pelaporan sesuai ketentuan agar pengelolaan dana program berjalan tertib dan transparan.

Data Penerima Manfaat Harus Sesuai

Faktor berikutnya adalah ketidaksesuaian antara jumlah atau data penerima manfaat yang dilayani dengan data yang telah ditetapkan dalam Surat Penetapan Sementara (SPS) 2.

Tysa menegaskan, kesesuaian data diperlukan untuk memastikan pelaksanaan program MBG tepat sasaran. Selain itu, data tersebut menjadi acuan agar penggunaan anggaran sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

Dana Habis karena Penggunaan Tidak Disiplin

Selain masalah administrasi dan data penerima manfaat, dana operasional juga bisa tidak tersedia apabila anggaran yang dimiliki SPPG telah habis akibat penggunaan dana yang tidak disiplin.

“Atau bisa saja SPPG yang bersangkutan itu juga mengalami kehabisan dana karena tidak disiplin dalam penggunaan dana sebagaimana yang telah ditetapkan dan diperhitungkan sebelumnya,” ujar Tysa.

BGN menekankan bahwa pelaporan, ketepatan data penerima manfaat, dan kedisiplinan dalam menggunakan anggaran menjadi aspek penting dalam pengelolaan dana operasional SPPG untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. (AD)

Foto: Dok. BGN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup