17.288 Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Mulai Beroperasi Akhir September
Kementerian Koperasi menargetkan 17.288 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang pembangunan fisiknya telah rampung dapat mulai beroperasi pada akhir September hingga awal Oktober 2026.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan ribuan koperasi tersebut telah memiliki fasilitas pendukung, mulai dari gudang, gerai, hingga kelengkapan lainnya. Data tersebut disampaikan PT Agrinas kepada Kementerian Koperasi untuk selanjutnya menjalani proses verifikasi dan validasi (verval).
Hal tersebut disampaikan Ferry dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Kamis (17/9/2026).
“Sebanyak 17.288 KDKMP telah siap menjalani verifikasi dan validasi,” kata Ferry.
Saat ini, lanjut dia, proses verval terhadap 7.028 koperasi masih berlangsung. Proses tersebut melibatkan tim di tingkat provinsi serta kabupaten/kota.
Ferry menargetkan seluruh KDKMP yang telah menyelesaikan pembangunan fisik dapat segera beroperasi setelah tahapan verval, reviu, serah terima, hingga penempatan manajer koperasi rampung.
“Sampai dengan tahun ini, sudah bisa, seperti yang ditargetkan oleh Bapak Presiden, bisa ke angka 30.000 koperasi (operasional),” ujarnya.
Hasil Verifikasi Direviu BPKP
Ferry menjelaskan hasil verifikasi dan validasi nantinya akan menjalani proses reviu oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Hasil reviu tersebut menjadi salah satu dasar bagi pemerintah dalam melakukan pembayaran kepada bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), sekaligus mendukung proses serah terima bangunan koperasi kepada desa.
Setelah proses verifikasi dan serah terima selesai, KDKMP dapat langsung menjalankan kegiatan usaha. Ferry menegaskan kepemilikan koperasi tersebut berada pada desa.
“Kalau sudah selesai diverifikasi dan sudah diserahterimakan kepada desa, koperasi bisa segera menjalankan kegiatan usahanya,” jelasnya.
Puluhan Ribu Manajer Disiapkan
Selain menyiapkan sarana dan prasarana, Kementerian Koperasi juga mempersiapkan sumber daya manusia untuk mendukung operasional KDKMP.
Ferry mengatakan sebanyak 28.626 manajer koperasi telah direkrut. Surat keputusan (SK) pengangkatan para manajer tersebut akan segera diterbitkan setelah Peraturan Presiden mengenai tata kelola KDKMP terbit.
Menurut Ferry, para manajer yang telah disiapkan nantinya dapat ditempatkan untuk mendukung operasional koperasi yang fasilitas fisiknya telah selesai.
“Karena SK-nya sudah ada, langsung bisa ditempatkan oleh Agrinas ke 17.288 koperasi tersebut,” ujar Ferry.
Dengan tahapan tersebut, pemerintah mengejar target agar hingga akhir 2026 sebanyak 30 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat beroperasi. (AD)
Foto: Antara







