Spanyol Gilas Austria 3-0, Tantang Portugal di 16 Besar Piala Dunia 2026

Timnas Spanyol melanjutkan laju impresifnya di Piala Dunia 2026 setelah memastikan tiket ke babak 16 besar usai menundukkan Austria dengan skor telak 3-0 pada pertandingan fase 32 besar di Los Angeles Stadium, Inglewood, Jumat (3/7/2026) dini hari WIB.

Mikel Oyarzabal menjadi bintang kemenangan La Furia Roja lewat dua gol yang dicetaknya pada menit ke-36 dan ke-89. Satu gol lainnya disumbangkan Pedro Porro yang turut mengunci kemenangan meyakinkan Spanyol.

Hasil tersebut membawa Spanyol melangkah ke babak 16 besar, di mana mereka akan menghadapi Portugal dalam duel sesama wakil Eropa.

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, mengapresiasi performa anak asuhnya yang tampil dominan sepanjang pertandingan. Menurutnya, tim berhasil menjalankan strategi dengan sangat baik, meski ia menegaskan masih banyak hal yang harus diperbaiki menghadapi laga-laga berikutnya.

“Kami memainkan pertandingan yang hebat. Performa kami hampir sempurna. Namun kami harus terus berkembang karena setiap pertandingan selanjutnya akan jauh lebih sulit,” ujar De la Fuente.

Secara statistik, Spanyol tampil jauh lebih unggul. Mereka menguasai 64 persen penguasaan bola, melepaskan 22 tembakan dengan 10 mengarah ke gawang, sementara Austria kesulitan keluar dari tekanan sepanjang pertandingan.

Oyarzabal juga mengaku puas dapat membawa negaranya melaju ke putaran berikutnya. Penyerang Real Sociedad itu kini telah mengoleksi empat gol di Piala Dunia 2026 dan menyamai catatan Fernando Hierro dengan total 29 gol untuk Timnas Spanyol, menempatkannya di posisi keenam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa La Furia Roja.

“Yang terpenting adalah tim lolos. Sekarang kami harus beristirahat dan mempersiapkan diri menghadapi pertandingan berikutnya,” kata Oyarzabal.

Keberhasilan melangkah ke babak 16 besar juga menjadi catatan bersejarah bagi Spanyol. Ini merupakan kemenangan pertama mereka di fase gugur Piala Dunia sejak menjuarai edisi 2010 setelah mengalahkan Belanda di partai final. Pada edisi 2014 Spanyol tersingkir di fase grup, sedangkan pada 2018 dan 2022 mereka selalu gagal melewati pertandingan pertama fase gugur.

Selain kemenangan tersebut, Spanyol turut mencatat rekor baru dengan menurunkan dua pemain muda, Lamine Yamal dan Pau Cubarsi, sebagai starter di laga fase gugur. Keduanya menjadi pasangan remaja pertama yang tampil sejak Pele dan Jose Altafini membela Brasil pada Piala Dunia 1958.

Cubarsi juga berperan penting menjaga lini pertahanan Spanyol yang hingga kini belum sekalipun kebobolan di Piala Dunia 2026. Bersama kiper Unai Simon, ia membantu tim mencatat clean sheet untuk keempat pertandingan secara beruntun. (AD)

Foto: Bola.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup