Prabowo Lantik Pimpinan Baru BGN, Nanik S. Deyang Gantikan Dadan Hindayana
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Agustina Arumsari dan Mayor Jenderal TNI (Purn) Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN dalam upacara yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin sore.
Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 18/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional serta pemberhentian Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Dengan pelantikan itu, Nanik resmi menggantikan Dadan Hindayana yang sebelumnya menjabat Kepala BGN. Sementara Agustina Arumsari dan Trenggono mengisi posisi wakil kepala yang sebelumnya ditempati Lodewijk Pusung dan Sony Sonjaya.
Prosesi pelantikan berlangsung sekitar pukul 16.30 WIB dan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo. Ketiga pejabat yang dilantik mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden dengan didampingi rohaniwan.
“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” demikian bunyi sumpah jabatan yang diucapkan para pejabat mengikuti Presiden.
Setelah pengambilan sumpah, Nanik menandatangani berita acara pelantikan yang kemudian turut ditandatangani Presiden Prabowo sebagai saksi.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga melantik Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.
Sejumlah pejabat tinggi negara hadir dalam acara tersebut, di antaranya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Ketua MPR Ahmad Muzani, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Turut hadir pula Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo melakukan pergantian jajaran pimpinan BGN pada 2 Juni 2026. Saat itu, Dadan Hindayana, Lodewijk Pusung, dan Sony Sonjaya diberhentikan dari jabatannya.
Nanik yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala BGN kemudian dipercaya memimpin lembaga tersebut. Adapun Agustina Arumsari sebelumnya menjabat Wakil Kepala BPKP, sedangkan Trenggono merupakan Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan pergantian pimpinan BGN dilakukan berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi pemerintah terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan sekitar satu setengah tahun.
Pergantian tersebut terjadi di tengah proses hukum yang tengah berjalan. Pada 3 Juni 2026, Kejaksaan Agung menetapkan Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewijk Pusung sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis tahun anggaran 2025-2026. (AD)
Foto : Antara







