Kementerian PPPA Gelar Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan di Pulau Tidung

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) bersama Komisi Nasional Perempuan serta Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk DKI Jakarta menggelar kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Kamis (27/11/2025).

“Misi kampanye ini adalah gerakan bersama, karena kita semua punya tanggung jawab untuk mengembalikan ruang yang aman, baik bagi perempuan maupun anak,” ujar Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi usai kegiatan bertajuk ‘Kita Punya Andil, Kembalikan Ruang Aman’ itu.

Arifatul menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mencegah dan menangani kekerasan terhadap perempuan dan anak. Ia menyoroti peningkatan angka kekerasan yang terjadi setiap tahun. “Akhir-akhir ini, kekerasan terhadap perempuan dan anak angkanya cukup tinggi dan ini harus diselesaikan bersama-sama dari kolaborasi dan sinergi,” ucapnya.

Komnas Perempuan mencatat 330.097 kasus kekerasan terhadap perempuan pada 2024, naik 14,17 persen dibanding tahun sebelumnya. Kondisi tersebut dinilai menjadi alarm penting bagi semua pihak.

Ketua Komnas Perempuan Maria Ulfah juga menegaskan perlunya tanggung jawab kolektif masyarakat untuk menciptakan ruang aman bagi perempuan. “Itu bukan hanya tanggung jawab negara atau lembaga tertentu, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat,” ujarnya.

Selain kampanye anti kekerasan, rangkaian kegiatan turut diwarnai aksi simbolis berupa penanaman 10.000 bibit mangrove, penebaran 1.000 benih ikan, hingga pengibaran bendera Merah Putih berukuran 10×20 meter di laut.

Acara juga dimeriahkan Tarian Anugerah Biru bertema bahari, penampilan marching band SMKN 61 Jakarta, serta partisipasi ratusan ibu rumah tangga dari wilayah setempat.

 

 

 

 

Foto : Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup