Sains dan Teknologi Jadi Penentu Masa Depan Industri Nasional

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan peran strategis generasi muda dalam mendorong transformasi industri nasional melalui inovasi berbasis sains dan teknologi.

Dalam keterangannya, Senin (27/4/2026), Brian menyampaikan bahwa dinamika global—mulai dari disrupsi teknologi, krisis, hingga perubahan ekonomi—harus dimaknai sebagai peluang untuk melahirkan inovasi baru di dalam negeri.

“Ke depan, bisnis dan inovasi di Indonesia tidak akan berkembang tanpa dukungan sains dan teknologi. Karena itu, penguatan riset menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya.

Brian mengungkapkan, Indonesia masih menghadapi tantangan struktural, salah satunya rendahnya jumlah tenaga kerja berpendidikan tinggi di sektor industri. Hal ini dinilai menjadi penghambat dalam mendorong transformasi menuju industri berbasis pengetahuan dan teknologi.

Meski demikian, ia melihat kondisi tersebut sebagai peluang bagi munculnya pelaku usaha dan inovator baru yang mampu menjawab kebutuhan zaman. Menurutnya, hanya pihak yang mampu mengintegrasikan riset dan teknologi yang dapat bertahan di tengah persaingan global.

“Mahasiswa dan alumni memiliki posisi strategis sebagai knowledge workforce yang akan menjadi tulang punggung transformasi ekonomi nasional. Pendidikan tinggi harus dimanfaatkan untuk membangun keberanian dalam menciptakan solusi,” kata Brian.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan sektor industri dalam menciptakan ekosistem inovasi yang berkelanjutan. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci bagi terciptanya industri yang mampu bersaing di tingkat global.

Menurut Brian, industri yang kuat adalah yang didukung oleh riset yang solid, penguasaan teknologi, serta keterlibatan talenta unggul dari dunia kampus.

Ia pun mengapresiasi sejumlah pelaku industri nasional yang telah berhasil mengembangkan inovasi berbasis riset dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan pasar.

“Model kolaborasi ini perlu terus diperluas agar semakin banyak industri berbasis sains dan teknologi yang tumbuh dan berkembang di Indonesia,” tutupnya. (AD)

Foto : Ilustrasi/AI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup