Ratusan Anak Meriahkan World Kids Carnaval JFC 2026, Usung Pesan Cinta Budaya dan Alam

Rangkaian pembuka Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 diawali dengan penyelenggaraan World Kids Carnival x Pets Carnival, sebuah ajang yang menghadirkan ratusan anak untuk menampilkan kreativitas melalui parade kostum sekaligus mengampanyekan kepedulian terhadap lingkungan dan satwa.

Presiden JFC Budi Setiawan mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter anak melalui ruang berekspresi yang kreatif dan edukatif.

“World Kids Carnival bukan sekadar karnaval anak, tetapi wadah bagi mereka untuk berkarya, membangun rasa percaya diri, serta mengembangkan jiwa kepemimpinan sejak usia dini,” kata Budi di Jember, Sabtu (25/7/2026).

Ia menjelaskan, seluruh kostum yang ditampilkan merupakan hasil proses kreatif yang telah dipersiapkan para peserta selama beberapa bulan. Melalui kegiatan itu, anak-anak didorong untuk berani menampilkan karya terbaiknya di hadapan masyarakat, bahkan menjadi perhatian dunia melalui panggung JFC.

Menurut Budi, World Kids Carnival juga membawa misi memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada generasi muda. Beragam inspirasi budaya Nusantara, mulai dari Raja Ampat hingga budaya Minangkabau, diangkat dalam rancangan kostum yang dikenakan para peserta.

Selain itu, tema besar JFC tahun ini, HEAL (Humanity, Earth and Life), menjadi pesan utama yang disampaikan melalui parade. Tema tersebut mengangkat pentingnya membangun kembali hubungan harmonis antara manusia dan alam sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Persaudaraan anak-anak selalu menjadi misi utama. Kami juga ingin mengenalkan pentingnya mencintai bumi dan lingkungan melalui karya-karya yang mereka tampilkan,” ujarnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita, menilai keterlibatan anak-anak dalam World Kids Carnival menjadi metode pendidikan karakter yang efektif karena mereka belajar melalui pengalaman langsung, mulai dari proses merancang hingga menampilkan kostum.

“Anak-anak tidak hanya belajar dari apa yang didengar, tetapi juga dari apa yang mereka alami. Karena itu mari bersama-sama mewujudkan Jember yang ramah anak, ramah lingkungan, dan menjunjung semangat gotong royong,” katanya.

Tak hanya parade anak, JFC 2026 juga menghadirkan Pets Carnival yang menampilkan berbagai hewan peliharaan, seperti kucing, anjing, ular, burung hantu, hingga kuda. Hewan-hewan tersebut ikut berparade bersama para pemiliknya sebagai bagian dari kampanye edukasi mengenai pentingnya mencintai dan memperlakukan satwa dengan baik.

Melalui kegiatan tersebut, penyelenggara berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menciptakan hubungan yang harmonis antara manusia dan hewan. Selain menjadi hiburan bagi pengunjung, parade satwa juga diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian terhadap kesejahteraan hewan serta memperkuat pesan bahwa manusia dan satwa dapat hidup berdampingan secara harmonis. (AD)

Foto: Istimewa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup