Sekolah Rakyat Wujud Komitmen Pemerintah Hadirkan Keadilan Pendidikan

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman menegaskan kehadiran Sekolah Rakyat menjadi bukti nyata komitmen pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan yang merata melalui Program Asta Cita.

Menurut Andi Sudirman, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis untuk menghadirkan keadilan sosial di bidang pendidikan, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memperoleh kesempatan yang sama dalam meraih masa depan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas realisasi pembangunan sembilan unit Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan dengan nilai investasi mencapai Rp2,2 triliun,” kata Andi Sudirman dalam keterangannya di Makassar, Kamis (16/7/2026).

Ia mengungkapkan, Sekolah Rakyat yang berlokasi di Sudiang, Kota Makassar, menjadi salah satu proyek dengan progres pembangunan paling maju dibandingkan Sekolah Rakyat di daerah lain. Selain pembangunan fisik, fasilitas pendukung dan tenaga pengajar juga telah dipersiapkan secara optimal.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat para peserta didik dapat mengikuti proses belajar dengan nyaman dan penuh semangat.

Andi Sudirman mengajak seluruh siswa memanfaatkan kesempatan belajar di Sekolah Rakyat sebagai langkah awal untuk mewujudkan cita-cita. Ia menegaskan keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang dalam memperoleh pendidikan yang berkualitas.

“Pendidikan adalah kunci untuk meraih masa depan. Insya Allah, Sekolah Rakyat akan melahirkan generasi yang mampu menjadi penerus dan pemimpin bangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, dan pemberdayaan masyarakat guna memastikan setiap anak memperoleh hak yang sama untuk berkembang.

Pemprov Sulsel juga menempatkan guru-guru terbaik untuk mengajar di Sekolah Rakyat agar kualitas pembelajaran dapat berjalan secara maksimal.

“Kami berharap dari Sekolah Rakyat ini lahir generasi unggul yang kelak menjadi pemimpin bangsa di masa depan,” katanya.

Saat ini, Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan diikuti sebanyak 270 peserta didik yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota, di antaranya Makassar, Parepare, Enrekang, Bulukumba, Bantaeng, Pangkep, Pinrang, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Gowa, Maros, Jeneponto, Toraja Utara, hingga Kepulauan Selayar. (AD)

Foto: Dok. Pemprov Sumsel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup