Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja Soroti Jalan Rusak hingga Pendidikan, Minta Data Diperbarui

Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja meminta seluruh perangkat daerah mempercepat pembangunan dengan mengutamakan perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan mutu pendidikan, serta perluasan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Arahan tersebut disampaikan Asep saat memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) Evaluasi dan Pelaporan Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Kabupaten Bekasi Tahun Anggaran 2026 di Ruang KH R. Ma’mun Nawawi, Kompleks Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (2/11/2026).

Dalam rapat itu, Asep didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin dan jajaran asisten daerah.

Asep menyoroti banyaknya laporan masyarakat mengenai kerusakan jalan kabupaten. Ia meminta Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi bersama perangkat daerah terkait melakukan pendataan kondisi jalan secara menyeluruh.

Pendataan tersebut diminta mencakup ruas jalan dengan kondisi baik, rusak berat, rusak sedang, hingga rusak ringan. Pemerintah daerah juga diminta berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan desa untuk memastikan data yang dihimpun akurat.

“Saya ingin tahu jalan yang bagus berapa kilometer, yang rusak berat berapa, rusak sedang berapa, dan rusak ringan berapa. Itu harus dikoordinasikan antara camat dengan dinas terkait,” ujar Asep.

Menurutnya, data kondisi jalan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menentukan prioritas perbaikan sesuai kebutuhan masyarakat.

Target Layanan BPJS Kesehatan Menyeluruh

Selain infrastruktur, Asep turut menekankan pentingnya perlindungan kesehatan bagi warga Kabupaten Bekasi. Ia berharap seluruh masyarakat dapat tercover BPJS Kesehatan agar lebih mudah memperoleh layanan medis.

Untuk mencapai target tersebut, sejumlah perangkat daerah diminta melakukan pemutakhiran dan sinkronisasi data kepesertaan. Data yang perlu diperbarui antara lain peserta yang telah meninggal dunia, pindah domisili, serta kelompok pekerja yang belum memperoleh jaminan kesehatan.

Koordinasi akan melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Ketenagakerjaan, serta BPJS Kesehatan.

Asep mengatakan, pembaruan data diperlukan agar kepesertaan jaminan kesehatan tepat sasaran sekaligus mendukung efisiensi anggaran daerah.

“Saya ingin besok soal kesehatan masyarakat, semua bisa tercover BPJS. Saya akan tandatangan dengan BPJS,” terangnya.

Kondisi Sekolah dan Perizinan Jadi Perhatian

Di sektor pendidikan, Asep meminta dilakukan pendataan menyeluruh terhadap kondisi sekolah di Kabupaten Bekasi. Langkah tersebut bertujuan untuk memetakan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan sehingga program peningkatan kualitas sekolah dapat disusun secara terarah.

Asep juga menyoroti pelayanan perizinan yang dinilai perlu terus diperbaiki. Ia meminta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memperkuat koordinasi dengan perangkat daerah teknis, terutama Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang.

Menurutnya, proses perizinan harus lebih sederhana dan cepat, termasuk pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

“Saya ingin nanti dibuatkan lagi koordinasi antara PTSP dengan dinas terkait Cipta Karya, bagaimana caranya perizinan tidak lama,” tegasnya.

Melalui rapat evaluasi tersebut, Asep berharap seluruh perangkat daerah dapat menyusun program pembangunan berdasarkan skala prioritas dan kebutuhan masyarakat.

Ia juga meminta koordinasi lintas sektor diperkuat agar pelaksanaan pembangunan Kabupaten Bekasi berjalan efektif serta memberikan manfaat nyata bagi warga. (AD)

Foto: Dok. Pemkab Bekasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup