DPR Respons Wacana Pendidikan Negeri Gratis, Minta Kemampuan APBN Dikaji

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah mengkaji kemampuan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) sebelum merealisasikan wacana pendidikan gratis di seluruh sekolah dan perguruan tinggi negeri. Hal ini menyusul arahan Presiden Prabowo Subianto agar biaya pendidikan negeri dari SD hingga universitas digratiskan.

Puan mengatakan rencana tersebut perlu dihitung secara matang, terutama terkait kemampuan APBN dalam membiayai kebijakan tersebut.

“Kita kaji dulu bagaimana manfaatnya dan bagaimana kekuatan daripada APBN,” kata Puan seusai menghadiri rapat paripurna di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa.

Menurut Puan, pendidikan pada jenjang SD hingga SMP sejauh ini sudah mendapatkan pembiayaan gratis dari pemerintah. Namun, setiap kebijakan baru tetap perlu disesuaikan dengan kapasitas keuangan negara.

Dia menekankan APBN harus diarahkan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat serta mendukung kepentingan bangsa dan negara.

Dia menekankan APBN harus diarahkan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat serta mendukung kepentingan bangsa dan negara.

Puan juga menyebut DPR akan mempertimbangkan kondisi perekonomian global dan situasi APBN saat ini sebelum memberikan dukungan terhadap rencana pendidikan gratis hingga perguruan tinggi negeri.

Prabowo Ingin Pendidikan Negeri Gratis
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan biaya pendidikan di sekolah negeri hingga perguruan tinggi negeri seharusnya tidak menjadi beban masyarakat.

Prabowo menyampaikan hal tersebut saat menghadiri peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta, Jumat (18/9/2026) malam.

Presiden mengatakan akan menggelar rapat terbatas untuk membahas langkah mewujudkan pendidikan negeri tanpa biaya.

“Saya sangat setuju, saya akan segera mengadakan ratas (rapat terbatas) atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis,” kata Prabowo.

Dia kemudian merinci jenjang pendidikan yang ingin digratiskan, mulai dari SD, SMP, SMA hingga universitas negeri.

“Biaya pendidikan negeri, SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis,” tegasnya.

Prabowo Singgung Pengembalian Uang Negara

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo turut menyinggung persoalan sumber pendanaan untuk menjalankan kebijakan pendidikan gratis.

Menurutnya, salah satu sumber pembiayaan dapat berasal dari uang negara yang berhasil dikembalikan setelah sebelumnya dikorupsi atau dicuri.

“Nanti akan ada yang bertanya, dari mana uangnya? Uangnya yang dikorupsi, yang nyolong, yang dicuri,” ujar Prabowo.

Wacana tersebut selanjutnya membutuhkan pembahasan lebih lanjut, termasuk mengenai kebutuhan anggaran dan kemampuan APBN, sebelum dapat diterapkan secara menyeluruh. (AD)

Foto: Istimewa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup