Comeback Dramatis Lawan Uzbekistan, RD Kongo Tembus 32 Besar Piala Dunia 2026
Pelatih Timnas Republik Demokratik (RD) Kongo, Sebastien Desabre, mengungkapkan rasa bangganya setelah tim asuhannya berhasil mencetak sejarah dengan menembus babak 32 besar Piala Dunia 2026. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang dan kerja keras yang telah dibangun selama empat tahun terakhir.
RD Kongo memastikan langkah ke fase gugur setelah meraih kemenangan dramatis 3-1 atas Uzbekistan pada laga terakhir Grup K yang berlangsung di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Minggu WIB. Hasil itu mengantarkan mereka lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
“Seluruh pemain menunjukkan karakter, semangat juang, dan kualitas ketika tim membutuhkannya. Kami selalu percaya dengan kemampuan skuad ini,” ujar Desabre seperti dikutip dari laman FIFA seusai pertandingan.
Desabre menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti perkembangan tim yang terus dibangun dalam beberapa tahun terakhir. Ia juga memberikan apresiasi kepada para pemain yang baru mendapat kesempatan tampil pada pertandingan terakhir fase grup dan mampu memberikan dampak positif.
Menurutnya, tenaga baru dari bangku cadangan menjadi salah satu faktor penting yang membantu tim bangkit setelah sempat tertinggal lebih dulu pada babak pertama.
RD Kongo berhasil membalikkan keadaan melalui dua gol Yoane Wissa dan satu gol Fiston Mayele untuk mengamankan kemenangan 3-1 sekaligus mengukir sejarah baru di pentas sepak bola dunia.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian bersejarah bagi RD Kongo karena untuk pertama kalinya lolos ke fase gugur Piala Dunia. Selain itu, kemenangan atas Uzbekistan juga menjadi kemenangan perdana mereka di putaran final Piala Dunia sejak tampil dengan nama Zaire pada edisi 1974.
Setelah memastikan tiket ke babak 32 besar, Desabre langsung mengalihkan fokus tim untuk menghadapi tantangan berikutnya melawan Inggris pada Rabu (1/7). Ia optimistis pengalaman sejumlah pemain RD Kongo yang merumput di Liga Inggris dapat menjadi modal penting dalam menghadapi salah satu kandidat kuat juara sekaligus menjaga asa melanjutkan perjalanan bersejarah di Piala Dunia 2026. (AD)
Foto ; Dok. FIFA








