Tinjau Korban di RSUD Bekasi, Prabowo Minta Sistem Perlintasan Kereta Dibenahi
Presiden Prabowo Subianto mengunjungi korban kecelakaan kereta api yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di RSUD Bekasi, Selasa (28/4/2026) pagi. Dalam kunjungan tersebut, Prabowo menyampaikan belasungkawa sekaligus keprihatinan mendalam atas insiden yang menelan korban jiwa.
Dalam pernyataannya, Prabowo menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem operasional perkeretaapian, khususnya terkait pengamanan di perlintasan. Ia menilai masih banyak titik lintasan kereta yang belum terjaga dengan baik.
“Secara umum kita melihat masih banyak lintasan kereta api yang belum terjaga optimal,” ujar Prabowo usai membesuk korban.
Sebagai langkah konkret, pemerintah akan segera merealisasikan pembangunan flyover di wilayah Bekasi. Proyek ini dinilai mendesak mengingat tingginya kepadatan lalu lintas kereta maupun kendaraan di kawasan tersebut.
Menurut Prabowo, usulan pembangunan flyover dari Pemerintah Daerah Bekasi telah disetujui dan akan didukung langsung oleh pemerintah pusat.
“Saya sudah setujui untuk segera dibangun melalui bantuan presiden,” tegasnya.
Dalam kunjungannya, Prabowo turut didampingi oleh sejumlah pejabat, termasuk Sekretaris Kabinet Teddy dan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Bobby Rasyidin.
Selain itu, Prabowo juga menekankan pentingnya pengusutan tuntas penyebab kecelakaan. Pemerintah, kata dia, akan segera melakukan investigasi guna memastikan kejadian serupa tidak terulang.
“Saya datang ke RS Bekasi, tentu kita semua sangat prihatin dan kaget atas kecelakaan ini. Saya sampaikan belasungkawa atas nama pribadi dan pemerintah. Kita akan segera melakukan investigasi,” ujarnya.
Seperti diketahui, kecelakaan kereta terjadi di wilayah Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026), melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek. Insiden tersebut menyebabkan korban jiwa serta puluhan penumpang mengalami luka-luka. (AD)
Foto : Tangkap Layar/IG






