BBM Nonsubsidi Tahan Kenaikan, Pertamina hingga Swasta Kompak Stabil

Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di dalam negeri terpantau masih stabil memasuki pertengahan April 2026. Kondisi ini terjadi meski ketegangan geopolitik global meningkat akibat konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Berdasarkan data dari Pertamina, harga BBM jenis Pertamax Series dan Dex Series di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) belum mengalami perubahan sejak awal Maret 2026.

Untuk wilayah Jakarta, harga Pertalite tercatat Rp10.000 per liter, solar subsidi Rp6.800 per liter, Pertamax Rp12.300 per liter, Pertamax Turbo Rp13.100 per liter, serta Pertamax Green Rp12.900 per liter.

Sementara itu, Dexlite dibanderol Rp14.200 per liter dan Pertamina Dex Rp14.500 per liter.

Stabilnya harga BBM juga terlihat di sejumlah SPBU swasta. Di SPBU Shell, harga Shell Super berada di Rp12.390 per liter dan V-Power Diesel Rp14.620 per liter sejak 1 Maret 2026.

Hal serupa terjadi di SPBU BP yang belum melakukan penyesuaian harga. BP Ultimate dijual Rp12.920 per liter, BP 92 Rp12.390 per liter, dan BP Ultimate Diesel Rp14.620 per liter.

Sementara itu, SPBU Vivo juga mempertahankan harga BBM mereka. Revvo 92 dipatok Rp12.390 per liter, Revvo 95 Rp12.930 per liter, serta Diesel Primus Rp14.610 per liter.

Stabilnya harga BBM di dalam negeri menunjukkan belum adanya penyesuaian langsung dari fluktuasi harga minyak global, meski pasar internasional tengah mengalami tekanan akibat situasi geopolitik yang memanas. (AD)

Foto : Istimewa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup