Presiden Partai Buruh Said Iqbal Dilantik Prabowo sebagai Penasihat Ketenagakerjaan

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (8/6/2026).

Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 58/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.

Prosesi pelantikan yang berlangsung sekitar pukul 16.30 WIB dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo. Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga melantik sejumlah pejabat lainnya, yakni Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Mayjen TNI (Purn.) Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN.

Di hadapan Presiden, Said Iqbal bersama pejabat lainnya mengucapkan sumpah jabatan yang menegaskan kesetiaan kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta komitmen menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi etika jabatan.

Usai pengambilan sumpah, para pejabat yang baru dilantik menandatangani berita acara pelantikan sebagai bagian dari rangkaian acara resmi di Istana Negara.

Setelah prosesi selesai, Presiden Prabowo didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta sejumlah anggota Kabinet Merah Putih memberikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik.

Penunjukan Said Iqbal menambah daftar tokoh buruh yang kini terlibat langsung dalam pemerintahan. Selama bertahun-tahun, ia dikenal sebagai salah satu figur penting dalam gerakan buruh nasional melalui kepemimpinannya di KSPI.

Karier politik Said Iqbal mulai terlihat saat dirinya mencalonkan diri sebagai anggota DPR pada Pemilu 2009. Ia kemudian aktif membangun Partai Buruh dan pada 2021 terpilih sebagai Presiden Partai Buruh.

Dengan jabatan barunya sebagai Penasihat Khusus Presiden, Said Iqbal diharapkan dapat memberikan masukan strategis terkait kebijakan ketenagakerjaan, perlindungan pekerja, hubungan industrial, hingga peningkatan kesejahteraan buruh di Indonesia.

Pelantikan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Ketua MPR Ahmad Muzani, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (AD)

Goto : Istimewa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup