Pemerintah Tegaskan Rekrutmen Manajer Kopdes Merah Putih Bersih dari Titipan
Pemerintah memastikan proses seleksi manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih berjalan transparan dan bebas dari praktik titipan maupun jual beli kelulusan. Masyarakat diminta waspada terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan panitia seleksi dengan meminta sejumlah uang.
Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menegaskan seluruh tahapan rekrutmen dilakukan secara terbuka melalui mekanisme resmi yang diawasi lintas lembaga.
“Tidak ada titipan. Kalau ada pihak yang mengaku bisa meluluskan dengan membayar sejumlah uang, itu dipastikan penipuan,” ujar Farida dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (8/5/2026).
Ia menjelaskan proses seleksi melibatkan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) dengan koordinasi utama berada di bawah Badan Pengelola BUMN. Sementara pelaksanaan teknis rekrutmen dilakukan oleh Badan Kepegawaian Negara.
Farida juga menanggapi keluhan peserta terkait gangguan sistem computer assisted test (CAT) yang ramai diperbincangkan di media sosial. Menurutnya, laporan tersebut sudah dikoordinasikan bersama Badan Kepegawaian Negara dan Panselnas di bawah Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
“Semua laporan yang beredar di media sosial sudah kami tindak lanjuti dan koordinasikan dengan BKN serta Panselnas. Penjelasan teknis nantinya akan disampaikan langsung oleh BKN,” katanya.
Saat ini proses rekrutmen manajer Kopdes/Kel Merah Putih memasuki tahap tes kompetensi yang berlangsung pada 3 hingga 12 Mei 2026. Sebanyak 483.648 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti tahapan tersebut.
Pemerintah menjadwalkan pengumuman akhir seleksi pada 7 Juni 2026. Peserta yang lolos nantinya akan menjalani pelatihan dasar kemiliteran Komponen Cadangan (Komcad), serta pembekalan manajerial dan kompetensi bidang guna menyiapkan sumber daya manusia pengelola koperasi desa yang profesional. (AD)
Foto : Antara







