Pemerintah Dorong Layanan Publik Masuk WhatsApp, Urus BPJS Kini Bisa 24 Jam

Pemerintah terus mendorong transformasi layanan publik berbasis digital agar lebih mudah diakses masyarakat. Salah satu langkah yang didorong adalah perluasan layanan ke platform komunikasi sehari-hari yang digunakan publik.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan layanan publik harus mengikuti kebiasaan masyarakat yang kini semakin aktif di ruang digital.

Menurutnya, inovasi layanan PANDAWA milik BPJS Kesehatan yang menghadirkan layanan administrasi 24 jam melalui aplikasi WhatsApp menjadi contoh konkret transformasi tersebut.

“Masyarakat telah hidup di ruang digital, maka layanan publik juga harus mengikuti. Kita yang mengikuti masyarakat, bukan masyarakat yang harus mengikuti kebijakan kita,” ujar Meutya dalam keterangannya, Kamis (16/4/2026).

Ia menyebut infrastruktur konektivitas digital nasional saat ini sudah cukup memadai untuk mendukung perluasan layanan publik berbasis digital. Hal itu diperkuat dengan tingginya penetrasi internet di Indonesia.

Berdasarkan data, sekitar 80,66 persen penduduk Indonesia atau setara 230 juta jiwa telah terhubung dengan internet. Mayoritas pengguna internet tersebut memanfaatkan layanan komunikasi berbasis pesan atau chat dalam aktivitas sehari-hari.

“Sekitar 90,8 persen pengguna internet di Indonesia menggunakan platform komunikasi chat. Ini menunjukkan layanan berbasis chat merupakan pilihan yang sangat tepat untuk menjangkau masyarakat luas,” jelasnya.

Meutya mengapresiasi langkah BPJS Kesehatan yang menghadirkan layanan PANDAWA selama 24 jam. Inovasi ini dinilai sejalan dengan upaya percepatan transformasi digital nasional.

Ke depan, pemerintah berharap semakin banyak layanan publik yang bersifat proaktif dan terintegrasi secara digital melalui kolaborasi lintas sektor. Langkah ini diyakini mampu meningkatkan kualitas layanan sekaligus menekan inefisiensi dari sisi waktu dan anggaran.

“Keberhasilan transformasi digital sangat ditopang oleh kolaborasi. Kami berharap layanan ini meningkatkan kepercayaan publik dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” tutup Meutya. (AD)

Foto : Ilustrasi/AI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup