Bawaslu Kota Bekasi Gelar Kelas Demokrasi, Sasar Pemilih Pemula di SMA
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bekasi menggelar program Kelas Demokrasi sebagai upaya edukasi politik dan pengawasan pemilu kepada pemilih pemula. Kegiatan ini menyasar siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan akan digelar secara rutin di seluruh SMA se-Kota Bekasi.
Program perdana dilaksanakan di SMA Widya Nusantara pada Kamis (9/10/2025) dan menjadi bagian dari agenda sosialisasi non-tahapan pemilu oleh Bawaslu.
“Kegiatan ini mengajak pemilih pemula Kota Bekasi berperan aktif menggunakan hak pilihnya, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum,” ujar Ketua Bawaslu Kota Bekasi, Vidya Nurul Fathia, dikutip dari rri.co.id, Minggu (12/10/2025).
Vidya menjelaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan mengenalkan sistem pemilu kepada siswa, tetapi juga mendorong lahirnya pengawasan partisipatif dari masyarakat, khususnya generasi muda. Ia menegaskan pentingnya membangun kesadaran politik sejak dini agar pemilu mendatang berjalan lebih demokratis dan transparan.
“Kelas Demokrasi menjadi sarana pendidikan politik yang menyeluruh, dan kami ingin siswa-siswi di Kota Bekasi memahami bahwa mereka punya peran penting dalam demokrasi,” tambah Vidya.
Salah satu peserta, Radhitya Erlangga, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai Kelas Demokrasi sangat bermanfaat dalam memberikan pemahaman baru tentang sistem pemerintahan dan proses pemilu.
“Saya jadi lebih paham bagaimana mencoblos dengan benar sesuai prosedur pemilu dan bagaimana proses penghitungan suara dilakukan,” ujar Radhitya.
Ia berharap edukasi yang diterima bisa diterapkan dalam kehidupan nyata, terutama saat menggunakan hak pilih pertama kalinya nanti.
“Semoga edukasi yang telah diberikan oleh kakak-kakak dari Bawaslu Kota Bekasi dapat kami terima dengan baik dan disebarkan kembali kepada teman-teman lainnya,” tambahnya.
Bawaslu Kota Bekasi memastikan kegiatan ini akan terus digelar secara berkala di berbagai SMA sebagai bentuk komitmen membangun generasi muda yang sadar politik dan aktif dalam menjaga integritas pemilu.
Foto: Dok. Bawaslu Kota Bekasi






