Menteri PPPA Dorong Anak Indonesia Sehat Lewat Program Cek Kesehatan Gratis

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menegaskan pentingnya kesehatan sebagai fondasi utama bagi tumbuh kembang anak. Menurutnya, anak yang sehat akan mampu belajar, bermain, dan meraih cita-cita dengan penuh semangat.

“Anak-anak yang sehat adalah masa depan bangsa. Pemerintah ingin kalian semua tumbuh kuat, ceria, dan punya kesempatan yang sama untuk meraih mimpi. Karena itu, ayo biasakan makan makanan bergizi, cukup tidur, rajin olahraga, dan jangan lupa cuci tangan,” ujar Arifah dalam keterangan di Jakarta, Senin (25/8/2025).

Pernyataan tersebut disampaikan saat ia memantau pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di SD Inpres Polder, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Program CKG: Negara Hadir untuk Semua

Program CKG yang mengusung tema “Satu Sehat, Semua Sehat” merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan setiap warga negara, dari anak-anak hingga lansia, memiliki akses pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Arifah menekankan bahwa layanan ini bukan sekadar pengobatan, tetapi juga upaya pencegahan penyakit melalui deteksi dini.
“Cek Kesehatan Gratis ini adalah bukti nyata negara hadir untuk rakyatnya. Pemeriksaan kesehatan bukan lagi sesuatu yang mahal dan sulit dijangkau, melainkan hadiah ulang tahun dari negara. Siapapun berhak sehat,” ujarnya.

Komitmen Kementerian PPPA

Kementerian PPPA mendukung penuh keberhasilan Program CKG dengan melakukan promosi, koordinasi, pendampingan, hingga pemantauan di seluruh Indonesia. Arifah menegaskan, langkah ini sejalan dengan prinsip no one is left behind yang diusung pemerintah.

Hingga pertengahan Juli 2025, lebih dari 14 juta warga telah memanfaatkan layanan Program CKG di berbagai daerah. Di Papua Selatan, tercatat 36 ribu warga melakukan pemeriksaan kesehatan di empat kabupaten: Merauke, Asmat, Mappi, dan Boven Digoel. Sebanyak 85 puskesmas disiapkan, bahkan tenaga kesehatan turun langsung ke kampung-kampung agar tidak ada satu pun warga tertinggal.

 

 

 

Foto: Dok. Kemen PPPA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup